Jakarta,19/10/2026 - Universitas Bung Karno (UBK) berkolaborasi dengan Posisi menghadirkan kegiatan Stand Up Politik bertema “Membaca Indonesia: Hak Asasi Manusia (HAM)” sebagai wadah diskusi dan ekspresi kritis dalam merespons dinamika sosial-politik di Indonesia. Kegiatan ini mengusung pendekatan edukatif, kritis, dan menghibur untuk mendekatkan pembahasan politik serta penegakan HAM kepada generasi muda.
Sebagai kampus perjuangan yang menjunjung tinggi pemikiran Bung Karno, Universitas Bung Karno berkomitmen untuk menjadi ruang akademik yang mendorong lahirnya pemikiran kritis dan kepedulian terhadap persoalan bangsa. Politik dan Hak Asasi Manusia merupakan dua aspek penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang memiliki keterkaitan erat, terutama dalam upaya mewujudkan keadilan, melindungi hak-hak masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai demokrasi.
Melalui kolaborasi UBK X Posisi, Stand Up Politik “Membaca Indonesia” hadir dengan memanfaatkan panggung komedi sebagai medium untuk menyampaikan gagasan, kritik sosial, serta perspektif terhadap berbagai persoalan HAM. Konsep ini menggabungkan unsur hiburan dan edukasi (edutainment) tanpa menghilangkan substansi persoalan yang menjadi perhatian publik.
Mengusung gagasan “One Issue. Different Perspectives. One Stage.”, kegiatan ini mengajak generasi muda untuk melihat persoalan HAM di Indonesia dari berbagai sudut pandang. Melalui ruang diskusi yang terbuka dan inklusif, peserta diharapkan dapat memahami bahwa isu HAM tidak hanya berkaitan dengan kebijakan dan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut kehidupan sehari-hari, keadilan sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga hak dan martabat setiap manusia.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari latar belakang yang beragam, yakni Sammy Notaslimboy, aktivis dan komika; Yosef Sampurna N., Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia; Muhammad Fachri, komika; serta Adi Marsadi, tenaga ahli kementerian. Kehadiran para narasumber tersebut menghadirkan perspektif dari ranah aktivisme, pemerintahan, dan komedi untuk memperkaya pembahasan mengenai isu HAM di Indonesia.
Perpaduan perspektif tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran gagasan antara pendekatan kebijakan, pengalaman sosial, dan ekspresi kreatif. Dengan menghadirkan isu politik dan HAM melalui medium yang lebih dekat dengan budaya generasi muda, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk membangun kesadaran bahwa kritik sosial dan partisipasi publik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan Stand Up Politik “Membaca Indonesia: Hak Asasi Manusia”, Universitas Bung Karno berharap dapat terus mendorong terciptanya ruang diskusi publik yang kritis, terbuka, dan inspiratif. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap persoalan HAM, menumbuhkan keberanian untuk menyampaikan pandangan secara bertanggung jawab, serta memperkuat partisipasi aktif mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan demokrasi di Indonesia.
Penulis : David Juniawan Santoso